DPR Pertanyakan Kesiapan Pertamina Jelang Lebaran

Jakarta – Komisi VI DPR RI meninjau kesiapan PT Pertamina (Persero) Marketing Operasional Regional (MOR) VII dalam memenuhi kebutuhan konsumsi energi masyarakat selama Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun 2018.

“Tadi kami telah mendengarkan paparan Pertamina, baik secara sekilas mengenai kesiapan di seluruh Indonesia,maupun penjelasan kesiapan untuk wilayah Sulsel dan Indonesia Timur, dan menurut penjelasannya, Pertamina siap,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Asman Natawijaya usai melakukan peninjauan di Terminal Pengisian BBM di Makassar, Jumat.

Pihaknya berharap tidak ada kelangkaan BBM dan gas menjelang hari raya mendatang, meski konsumsi energi masyarakat diperkirakan akan naik antara delapan hingga sepuluh persen.

“Kami harap ini semua bisa diantisipasi dan dipenuhi oleh Pertamina,” ujarnya.

Nantinya, kata dia, setelah hari raya, pihaknya akan kembali melakukan evaluasi dan mendengarkan penjelasan mengenai progres selama hari raya berlangsung.

“Kita juga akan tindak lanjuti dengan rapar dengar pendapat di Jakarta,” tambahnya.

Ia memperingatkan bahwa kesuksesan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat pada momentum hari raya ini akan menjadi catatan prestasi bagi para direksi, dan sebaliknya jika gagal, akan menjadi catatan negatif.

“Kita sudah minta kepada menteri agar ada mekanisme `reward and punishment` bagi para direksi ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, General Manager PT Pertamina MOR VII Tengku Fernanda mengatakan pihaknya telah menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi energi pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2018.

“Satgas ini akan bersiaga mulai tanggal 5 Juni hingga 25 Juni 2018,” kata dia.

Pada masa Satgas ini, kata dia, Pertamina melakukan berbagai langkah guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di seluruh wilayah pulau Sulawesi, mencakup 6 (enam) provinsi dari Sulawesi Utara hingga Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca Juga :   Jasa Marga Perkenalkan Kiprah BUMN Kepada Generasi Muda

Selain meningkatkan stok BBM dan LPG di TBBM dan SPBBE serta di lembaga penyalur, untuk memastikan stok BBM dan LPG terpenuhi selama masa satgas, Pertamina juga melakukan upaya lainnya yakni di sisi operasional, optimalisasi mobil tanki dan awak mobil tanki serta menyiapkan mobil tanki Dispensing System/Mobile Dispenser. (Ant)