Teater Graha Purbo Waseso Kencono Angkat Kesenian Tradisional di Wisata Candi Prambanan

Klaten, Inventori – Dibukanya gedung Teater Graha Purbo Waseso Kencono semakin melengkapi destinasi wisata Candi Prambanan. Gedung yang berada di Jalan Manisrenggo km 1, Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten tersebut dibangun perusahaan Galuh Grup.

Menjadi gedung pertunjukan seni dan budaya, Teater Graha Purbo Waseso Kencono akan menjadi tempat yang menyajikan berbagai pertunjukan tradisional Jawa. Meskipun begitu gedung teater yang dibangun dipersembahkan untuk masyarakat seni ini juga berharap bisa menampilkan pertunjukan yang variatif, mulai sendratari, ketoprak dan bahkan jazz.

Pemilik Galuh Grup, One Krisnata mengungkapkan bahwa pihaknya sangat terbuka, dan juga memiliki konsep pengelola teater yang akan membuat pertunjukan. “Dengan demikian, para seniman tidak perlu bingung harus membayar. Justru punya kreativitas, cocok dengan manajemen, kita yang bayar, kita yang bikin schedule, kita yang promo,” urai One saat pembukaan gedung, belum lama ini.

Saat ini, sendratari atau ketoprak sudah banyak hanya digelar di jalan atau di desa desa. One ingin mengangkat kembali kejayaan seni seni tersebut, sebagaimana dilakukan bangsa lain. Seperti di Italia ada gedung opera, dan Amerika ada gedung teater. Sehingga, di Jawa semestinya mulai menghargai seni tradisionalnya sendiri dengan memberikan tempat manggung yang layak.

Apabila tidak ada yang peduli terhadap budaya karakter Jawa, pihaknya khawatir lama kelamaan identitasnya menjadi dilupakan. Dengan adanya gedung teater pertunjukkan yang layak, komunitas seni sendratari, ketoprak, dan lainnya dapat memanfaatkannya. Dengan diberikan tempat yang layak untuk tampil, dirinya yakin pertunjukkan juga semakin baik.

Sementara itu, gedung teater ini berdiri dengan penuh nuansa seni namun terlihat modern, dilengkapi LCD berukuran besar yang membuat pertunjukan semakin menarik. Gedung berkapasitas sekitar 250 tempat duduk, didesain seperti gedung bioskop yang full AC serta lokasinya tidak jauh dengan obyek wisata Candi Prambanan.

Baca Juga :   Jakarta Concert Orchestra Hadirkan Konser Perdana George Harliono di Indonesia

Hal itu semua dilakukan guna menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Bahkan, Galuh Grup juga akan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar terkoneksi dengan dunia pariwisata. Mereka ingin menyebarkan sejarah yang diharapkan sesuai fakta. Sehingga bukan sekedar dongeng yang justru membuat semakin enggan untuk belajar sejarah.

Saat pembukaan awal pekan kemarin, turut disajikan pertunjukan Sendratari Roro Jonggrang dengan sutradara Profesor Dr Timbul Haryono.